Jemput Bola ke Pinggiran Kota, Kelurahan Kulim Sisir Balita "Zero Dose" dalam Bulan Imunisasi Kejar 2026

Pekanbaru Senin, 19 Oktober 2026 - 21:37 WIB  |    Reporter : Pion Nasapri   Redaktur : Hendri Agustira  
Jemput Bola ke Pinggiran Kota, Kelurahan Kulim Sisir Balita "Zero Dose" dalam Bulan Imunisasi Kejar 2026

Lurah Kulim, Sutikno S.Sos bersama Ketua TP PKK Kelurahan Kulim Idel Mitra dan kader Posyandu mendatangi rumah warga dalam rangka Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026. (CR/istimewa)

PEKANBARU(CR)-Pemerintah Kota Pekanbaru terus bergerak masif memastikan kesehatan generasi masa depan melalui program Bulan Imunisasi Kejar (BIK). Sebagai wujud nyata di lapangan, pihak Kelurahan Kulim, Kecamatan Kulim meluncurkan aksi jemput bola dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di kawasan pinggiran kota. 

Langkah agresif tersebut dipimpin langsung oleh Camat Kulim, Fajri Ada S.Stp, M.Si, didampingi Lurah Kulim, Sutikno S.Sos. Aksi turun ke lapangan mereka juga melibatkan seluruh elemen perangkat RT, RW, serta para kader Posyandu Kelurahan Kulim. 

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program kerja Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho S.E, M.M, yang menargetkan wilayah Kota Bertuah tuntas dari status zero dose atau anak yang belum pernah divaksin sama sekali. 

Lurah Kulim, Sutikno S.Sos bersama Tim Posyandu dan masyarakat.

Lurah Kulim, Sutikno S.Sos bersama Tim Posyandu dan masyarakat.

Fokus Berantas Zero Dose di Garis Depan 

Program imunisasi zero dose ini merupakan upaya khusus dari pemerintah untuk menjangkau dan memberikan vaksinasi dasar kepada anak-anak, khususnya usia balita atau 12 bulan hingga 5 tahun. Target utamanya adalah anak-anak yang sama sekali belum pernah menerima satu pun dosis vaksin rutin dasar seperti DTP dosis pertama, BCG, maupun Polio sejak lahir. 

Camat Kulim, Fajri Ada S.Stp, M.Si, menegaskan bahwa negara harus hadir memberikan perlindungan kesehatan hingga ke pintu rumah masyarakat. 

"Kita tidak ingin ada satu pun anak di wilayah Kulim, terutama yang berada di daerah pinggiran, terlewatkan dari hak kesehatan mereka. Kolaborasi bersama RT, RW, dan kader Posyandu ini memastikan bahwa setiap sudut wilayah tersisir dengan baik. Ini adalah instruksi langsung dari Bapak Wali Kota H Agung Nugroho untuk memastikan tidak ada lagi anak yang zero dose di Pekanbaru," ujar Fajri Ada di sela-sela peninjauan lapangan. 

Ketua TP PKK Kelurahan Kulim, Idel Mitra beserta tim Posyandu dan warga mengabadikan moment bersama di sela-sela Program Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026.

Ketua TP PKK Kelurahan Kulim, Idel Mitra beserta tim Posyandu dan warga mengabadikan moment bersama di sela-sela Program Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026.

Apresiasi dan Respon Positif Warga 

Strategi sweeping dengan mengetuk pintu rumah warga ini terbukti membuahkan hasil manis dan mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat luas. Banyak warga merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan. 

Lurah Kulim, Sutikno S.Sos, mengungkapkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama diterimanya program ini oleh masyarakat pinggiran. 

"Alhamdulillah, respon masyarakat sangat terbuka dan kooperatif. Dengan mendatangi mereka langsung, kami bisa mengedukasi para orang tua secara dari hati ke hati mengenai pentingnya kekebalan tubuh anak. Antusiasme warga hari ini menjadi energi tambahan bagi para petugas medis dan kader di lapangan," ungkap Sutikno. 

Manfaat langsung dari aksi jemput bola ini dirasakan oleh salah seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kulim, Ros (32). Ia mengaku sangat bersyukur atas kedatangan tim gabungan kelurahan dan petugas Posyandu ke rumahnya. 

"Sangat terbantu sekali ya, apalagi kami yang tinggal di pinggiran begini kadang terkendala jarak dan waktu untuk ke Puskesmas. Anak saya kemarin sempat terlewat imunisasi dasarnya karena saya sibuk bekerja dan tidak ada kendaraan. Begitu didatangi langsung ke rumah oleh Pak Lurah dan ibu-ibu Posyandu, rasanya tenang dan terbantu sekali. Terima kasih Pak Wali Kota dan tim Kelurahan Kulim yang sudah peduli dengan anak-anak kami," tutur Ros dengan haru. 

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, kelurahan, perangkat RT/RW, dan kader kesehatan, pelaksanaan BIK di Kelurahan Kulim diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi pencapaian cakupan imunisasi Kota Pekanbaru secara menyeluruh demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan tangguh.(CR/ion) 

 

Laporan : Pion Nasapri
Redaktur : Hendri Agustira





Berita Lainnya

Minicross